Serunya Perayaan Kemenangan Timnas Inggris Atas Timnas Tunisia

Tim Inggris memperoleh hadiah setelah menjalani laga di Piala Dunia 2018 beberapa waktu lalu. Inggris sukses dengan baik saat melawan Tunisia dalam laga yang dilaksanakan pada Selasa, (19/6). Timnas ini dengan baik menggulung lawan dengan skor tipis 2-1.

Tim asuhan Gareth Southgate tersebut akhirnya menikmati perayaan kemenangan di laga awal Grup G di Piala Dunia 2018 tersebut dengan cara berbeda. Tidak merayakannya dengan pesta dan minuman beralkohol, tapi mereka menikmati waktu berlibur satu hari dengan menghabiskan wakti di kolam renang.

Dalam foto yang beredar, Jesse Lingard dan para pemain timnas lainnya terlihat menikmati waktu kebersamaan mereka di kolam renang tersebut. Uniknya, beberapa terlihat naik ban dengan bentuk unicorn. Tampak seperti anak kecil yang belajar berenang, namun dengan badan yang kekar.

Berikut beberapa foto liburan singkat para pemain timnas Inggris ketika bermain di kolam renang.

  1. Para pemain Inggris rayakan kemenangan atas Tunisia dengan cara unik
    timnas Inggris di Piala Dunia 2018
  2. Seru-seruan di kolam renang
    timnas inggris rayakan kemenangan
  3. Jesse Lingard kelihatan senang bahagia
    Inggris menangkan laga atas tunisia
  4. Selanjutnya mereka akan melakukan laga berat di Piala Dunia 2018.
    timnas inggris menang atas tunisia

Cedera, Dele Alli Disinyalir Absen Membela Timnas Inggris

Dele Alli cedera di timnas Inggris

Timnas Inggris sepertinya harus waspada dengan cedera yang dialami Dele Alli. Dalam laga awal Grup G di Piala Dunia 2018 kemarin, bintang Tottenham Hotspur tersebut disebutkan mendapat masalah pada pahanya.

Cedera Dele Alli tersebut diperoleh ketika laga timnas Inggris kontra timnas Tunisia dengan skor 2-1 pada laga Grup G di Piala Dunia 2018, pada Selasa (19/6) dini hari WIB. Alli disinyalir mendapat cedera di bagian otot pahanya.

Alli sebenarnya sudah kesakitan di babak awal laga, namun dia tetap bermain hingga masuk ke babak selanjutnya sebelum kemudian Ruben Loftus-Cheek menggantinya pada menit ke-80. Tim medis sudah melakukan pemeriksaan pada pemain 22 tahun tersebut, tapi belum ada berita resmi dari pelatih mereka.

Setelah menjalani laga, Alli mengungkapkan harapannya supaya kembali pulih dan dapat memperkuat tim berhadapan dengan Panama di hari Senin (24/6) dini hari WIB nanti. Namun, jika tak sesuai rencana maka Loftus-Cheek diyakini akan menjadi pemain penggantinya di Nizhny Novgorod nanti.

Inggris butuh skor penuh dalam menghadapi Panama demi tiket menuju babak 16 besar. Mereka saat ini berada di peringkat kedua klasemen Grup G dengan mencatatkan tiga poin, hanya gagal selisih gol dari timnas Belgia di laga pada Senin (18/6) malam, yang sukses menang atas Panama dengan skor telak 3-0.

Timnas Panama sendiri bukanlah tim yang mudah untuk dikalahkan. Inggris harus tetap waspada dengan pergerakan dari timnas ini. Pasalnya, saat mereka melawan Belgia, Panama tampil menekan dan mendominasi walau belum berhasil mengalahkan tim ini. Dengan penampilan mereka, jelas jika timnas yang satu ini bukan lawan yang mudah.

Tiga Pemain Jitu dari Timnas Inggris dan Timnas Tunisia di Piala Dunia 2018

Timnas Inggris sudah tampil di laga awal Piala Dunia 2018 pada Senin (18/6) kemarin dengan melawan Tunisia di Volgograd Arena. Laga ini sangat penting untuk keduanya, karena tidak hanya untuk menjaga tiga poin ke babak selanjutnya, namun juga menaikkan rasa percaya diri para pemain muda Inggris.

Pelatih Gareth Southgate saat ini mempercayakan timnas kepada para pemain muda yang minim pengalaman. Jelas jika kemenangan kontra timnas Tunisia menambah semangat mereka untuk lanjut ke laga selanjutnya.

“Tim ini tidak akan merasakan beban buruk timnas Inggris yang lalu karena mereka tampil dengan susunan yang baru. Mereka lebih banyak tampil di klub daripada level internasional jadi para pemain ini masih punya masa depan yang besar,” ucap Southgate.

Berikut merupakan tiga pemain andalan dari Inggris vs Tunisia yang menjadi harapan masing-masing timnas.

  • Jordan Henderson dan Wahbi Khazri

Jordan Henderson dan Wahbi Khazri

Jordan Henderson memiliki peran di lini bertahan. Dia menjadi orang pertama yang bertarung dengan Wahbi Khazri, pemain serang Tunisia. Itu sebabnya kedua pemain muda ini menjadi lawan yang klop.

  • Harry Kane dan Aymen Mathlouthi

Inggris VS Tunisia

Harry Kane, kapten timnas Inggris merupakan salah satu andalan Gareth Southgate di Rusia. Sepanjang laga mereka, Kane sudah mencatatkan lima gol dari enam laga di babak kualifikasi untuk menjadikan Inggris melaju ke Rusia.

Menjadi andalan, Kane bertemu dengan Aymen Mathouthi, kiper Tunisia yang selama babak kualifikasi, Mathouthi sudah mencatatkan tiga clean sheet.

  • Dele Alli dan Yohan Benalouane

Inggris VS Tunisia

Pemain andalan Leicester City, yakni Yohan Benalouane sudah pernah beradu dengan Dele Alli yang juga menjadi pemain muda berbakat dari timnas Inggris. Tentunya keduanya memiliki pengalaman dan ketangguhan yang tak bisa dipandang sebelah mata. Walau dalam laga ini, Alli mendapat cedera di bagian pahanya.

Timnas Inggris di Piala Dunia 2018

Rio Ferdinand Terpukau Skuad Muda Timnas Inggris di Piala Dunia 2018

Performa dari Timnas Inggris di laga awal grup D Piala Dunia 2018 mendapat sanjungan dari legenda hidup Inggris, yakni Rio Ferdinand. Menyaksikan secara langsung laga timnasnya, Rio mengaku sangat bahagia. Menurutnya, timnas kini berada dalam kondisi terbaik di Piala Dunia.

Dengan performa gemilang tersebut, Rio Ferdinand percaya diri jika timnas Inggris dapat menghasilkan kemenangan lainnya di Piala Dunia 2018 walau dihuni banyak pemain muda. Pasalnya, performa seperti itu sudah menjadi modal yang harus dimiliki tiap timnas dalam mengalahkan tim lawan.

Rio Ferdinand puji Timnas Inggris

Dengan catatan apik tersebut, Inggris pun sukses mendapatkan hasil optimal di laga awal di grup D Piala Dunia 2018. Kontra timnas Tunisia, tim Gareth Southgate tersebut mendapatkan kemenangan dengan skor akhir 2-1.

“Saya bahagia dengan laga ini dan menyaksikan tiap kesempatan dimainkan dengan baik. Pasalnya, beberapa kali bermain di laga internasional, kami belum pernah menyaksikan performa pemain seperti ini dan mereka kebanyakan pemain muda,” ujar Ferdinand.

Lebih lanjut, salah satu legenda terbaik di timnas ini menuturkan jika kadang mereka terlihat bermain tanpa arah dan tidak dapat menggapai kesempatan dengan baik. Jadi, menyaksikan laga seperti ini, jelas menjadi sebuah pencerahan untuk masa depan timnas ke depannya.

“Mereka tampil tidak hanya buas namun juga percaya diri dan itulah yang sudah diterapkan Gareth Southgate. Pelatih ini juga mengatakannya setelah laga mereka dapat tampil dengan benar, namun saat ini timnas tetap harus efisien,” papar Rio Ferdinand.

Sementara itu, Inggris menjadi salah satu tim unggulan di Grup D bersama timnas Belgia yang akan bertarung dengan timnas Panama, timnas Tunisia.

Tunisia Siap Tundukkan Inggris

Tunisia Bersiap Bikin Inggris Tertunduk

 Inggris Siap Hadapi Tunisia

Bakal berhadapan dengan Inggris di pertandingan perdana Grup G di Piala Dunia 2018 tidak bikin tim nasional Tunisia merasa takut. Malah tim yang berasal dari Afrika tersebut katakan bakal bikin The Three Lions Tertunduk.

Tunisia sekarang ini berada di urutan 27 Ranking FIFA. Berselisih 12 posisi dari Inggris yang berada di posisi 15. Tetapi, hal tersebut bukan menjadi sebuah patokan kalau Inggris dapat membuat mereka malu, seperti yang pernah terjadi pada ajang Piala Dunia 1998.

Pelatih Tim nasional Tunisia, Nabil Maaloul malah percaya kalau skuat yang ia besutan bakal bisa bikin Inggris bersedih. Salah satu faktornya ialah Maaloul yang terbilang paham dengan karakter para pemain The Three Lions sebab sering menyaksikan laga di Liga Primer Inggris.

“Di atas kertas, Inggris dan Belgia merupakan 2 tim favorit di grup ini. Tetapi kami akan berupaya menangkan laga dan memperlihatkan kepada publik sepakbola dunia apa yang dapat Tunisia perbuat,” ujar Maaloul.

“Saya memantau Liga Primer Inggris tiap pekan. Dan saya merasa beruntung sebab dapat ketahui setiap pemain (Timnas Inggris),” kata komentator di beIN Sports itu.

Baca Juga : Daftar Pemain Tunisia di Piala Dunia 2018

Lewat pandangan Maaloul, Belgia merupakan tim paling oke di Grup F. Timnas Belgia miliki banyak pemain yang tampil di Liga Primer. Maka mereka layak menjadi favorit, dengan posisi kedua bakal diperebutkan oleh Tunisia dan Inggris.

“Saya anggap kami dapat berselisih dengan Inggris, dan malah miliki kesempatan untuk tundukkan mereka. Inggris merupakan tim yang isinya banyak akan pemain muda yang tampil dengan hebat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, saya pikir Tunisia dapat raih hasil oke,” imbuh Maaloul.

Profile timnas tunisia piala dunia 2018

Profil Timnas Tunisia di Piala Dunia 2018

Pemain timnas Tunisia piala dunia 2018

Ajang Piala Dunia 2018 Rusia pada bulan Juni sampai Juli ini bukan yang pertama kali untuk Timnas Tunisia dalam kompetisi sepakbola terakbar ini. Timnas Tunisia ingin bermain dengan optimal di Piala Dunia 2018 ini. Tunisia adalah salah satu negara paling utara di Afrika, dengan luas 165.000 km². Ras ben Sakka, merupakan titik paling utara benua Afrika terletak di negara ini.

Wilayahnya berbatasan dengan Aljazair di sebelah barat, Libya di tenggara, dan Laut Mediterania di utara dan timur. Populasi Tunisia diperkirakan hanya di bawah 10,8 juta pada tahun 2013. Nama Tunisia berasal dari ibukotanya, Tunis, yang terletak di pantai timur laut Tunisia.

Tim sepakbola nasional Tunisia disebut sebagai Les Aigles de Carthage (The Eagles of Carthage atau The Carthage Eagles), merupakan tim nasional Tunisia dan dikendalikan oleh Federasi Sepak Bola Tunisia. Mereka miliki kualifikasi untuk 4 Piala Dunia FIFA, yang pertama pada tahun 1978, tetapi masih belum sukses keluar dari babak pertama. Walau demikian, mereka membuat sejarah dalam turnamen 1978 di Argentina dengan menjadi tim Afrika pertama yang menangkan laga di ajang Piala Dunia, tundukkan Meksiko dengan skor 3-1. Mereka juga menahan juara bertahan Jerman Barat untuk bermain imbang tanpa cetak angka sebelum membungkuk. Mereka telah lolos ke tiga turnamen berturut-turut, pada tahun 1998, 2002, 2006, dan lolos ke putaran final 2018.

Baca Juga : Daftar Pemain Tunisia di Piala Dunia 2018

Tunisia juga menangkan ajang Piala Afrika 2004, saat mereka jadi tuan rumah turnamen itu. Tim Nasional Tunisia sukses lolos dengan menjadi juara pada group A di kwalifikasi Piala Dunia 2018 zone CAF ronde ke-3. Dengan kans yang diperoleh oleh Tunisia peluang ini. Mereka juga akan perlihatkan sepakbola mereka dikancah dunia lewat arena paling bergengsi ini. Tim-tim yang terdaftar dalam group A pada Kwalifikasi Piala Dunia 2018. Zone Afrika salah satunya Republik Demokratik Kongo, Tunisia, Guinea serta Libya. (TM-YOFE)

Profil Timnas Tunisia Piala Dunia 2018

Julukan : Les Aigles de Carthage (Eagles of Carthage)
Asosiai : Tunisian Football Federation
Konfederasi  :  CAF – UNAF
Pelatih : Hervé Renard
Ranking FIFA : 28 (18 Oktober 2017)
Penampilan Terbanyak : Abdelmajid Dolmy (140)
Pencetak Gol Terbanyak : Ahmed Faras (42)
Stadion Utama : Stade Adrar, Agadir
Kode FIFA : TUN

Rani Khedira

Khedira Tolak Timnas Tunisia

Rani Khedira Tolak Timnas Tunisia

Saat banyak pemain yang amat berharap bisa rasakan bermain di ajang Piala Dunia, ternyata ada pemain yang justru tidak menerima penawaran untuk tampil di kompetisi sepak bola terakbar di dunia tersebut.
Rani Khedira adalah pemain yang menolak penawaran Tunisia untuk bermain bersama Timnas negara Afrika itu di Rusia 2018. Pemain gelandang Augsburg tersebut lahir di Stuttgart, dari ibu Jerman dan ayah Tunisia. Rani sendiri belum pernah bermain bersama sebuah Tim nasional senior, sehingga masih miliki kesempatan untuk bermain bersama negara yang menjadi tempat kelahiran ayahnya.
Pemain yang berumur 24 tahun tersebut baru pernah tampil di tingkat Tim nasional junior Jerman. Ia juga masih simpan harapan untuk bergabung dengan Der Panzer ketika waktu nanti.
Tak heran kalau Rani simpan harapan untuk bermain bersama Tim nasional Jerman senior. Sebab, ia ingin ikuti jejak Sami Khedira yang tidak lain ialah kakak kandungnya, di Tim nasional Jerman.

Baca Juga : Daftar Pemain Tunisia di Piala Dunia 2018

“Saya tersanjung dengan pendekatan yang dilakukan mereka (PSSI-nya Tunisia),” ucap Rani di laman resmi Augsburg.
“Namun saya lahir dan besar di Jerman dan cuma dapat berbahasa Jerman. Secara gaya bermain saya perlu komunikasi yang intens, saya tidak akan bisa berikan kebolehan terbaik untuk tim (Tunisia). Tak adil rasanya saya perlu singkirkan pemain yang telah berusaha sepanjang 2 tahun terakhir ini untuk dapat bermain di Piala Dunia,” lanjut dia.
Tunisia pribadi ada di Grup G ajang Piala Dunia 2018. Skuad yang di besut oleh Nabil Maaloul ini bakal berselisih dengan Inggris, Belgia, dan Panama.

skuad timnas Tunisia piala dunia 2018

Daftar Pemain Tunisia di Piala Dunia 2018

Berikut ini merupakan daftar nama pemain dari Timas Tunisia di Piala Dunia 2018. Tim andalan Tunisia yang dipanggil oleh pelatih Nabil Maâloul untuk melangsungkan laga di Piala Dunia yang berlangsung di Russia pada bulan Juni sampai Juli 2018 ini. Wakil Afrika yang andalkan kolektifitas permainan, minus pemain bintang dengan nama besar.
Untuk Tunisia, ajang Piala Dunia 2018 ini merupakan Piala Dunia ke 5 yang mereka ikuti. Ada juga pada 4 turnamen sebelumnya, Tunisia terus mentok di tahap grup, dan di ajang Piala Dunia kali ini mereka berambisi besar untuk lolos dari babak grup ke 16 besar.
Tunisia menjadi salah satu wakil Afrika yang dinilai paling lemah, sebab memang tak memiliki pemain bintang yang bermain di klub besar dunia. Tak seperti wakil Afrika lainya seperti Mesir, Nigeria, Senegal dan Maroko.
Pada tahap grup, Tunisia bakal bertarung menghadapi Inggris, Belgia dan Panama, yaitu di Grup G. Ujian berat untuk skuad Tunisia, tetapi mengingat kekuatannya yang tak mudah dibaca sebab para pemainnya yang tak terkenal, menjadikan Tunisia berpeluang bikin kejutan di grup ini.
Daftar Pemain (Skuad) Timnas Tunisia Piala Dunia 2018

Pemain timnas Tunisia piala dunia 2018

Kiper
Aymen Mathlouthi (Al-Batin)
Moez Ben Cherifia (Espérance)
Farouk Ben Mustapha (Al-Shabab)
Mouez Hassen (Châteauroux)

Bek
Ali Maâloul (Al Ahly)
Syam Ben Youssef (Kasimpasa)
Khalil Chemmam (Espérance)
Hamdi Nagguez (Zamalek)
Yassine Meriah (CS Sfaxien)
Rami Bedoui (Étoile du Sahel)
Oussama Haddadi (Dijon)
Dylan Bronn (Gent)
Yohan Benalouane (Leicester City)
Aymen Abdennour (Marseille)

Gelandang
Ferjani Sassi (Al-Nassr)
Wahbi Khazri (Rennes)
Mohamed Amine Ben Amor (Al-Ahli)
Naïm Sliti (Dijon)
Karim Aouadhi (CS Sfaxien)
Ahmed Khalil (Club Africain)
Ghazi Ayadi (Club Africain)
Saîf-Eddine Khaoui (Troyes)
Ellyes Skhiri (Montpellier)
Bassem Srarfi (Nice)
Mohamed Ali Moncer (Al-Ittihad Alexandria)

Striker
Youssef Msakni (Al-Duhail)
Fakhreddine Ben Youssef (Al-Ettifaq)
Taha Yassine Khenissi (Espérance)
Anice Badri (Espérance)
Alaeddine Marzouki (CS Sfaxien)
Ahmed Akaïchi (Al-Ittihad Jeddah)

Icardi Raih Dorongan Pioli Renggut Status Capocannoniere

Sang pelatih Inter Milan yaitu Stefano Pioli, memberikan dukungannya kepada pemainnya yaitu Mauro Icardi untuk merenggut status Capocannoniere di Serie A pada musim ini. Pioli pun katakana kalau pemain striker yang berasal dari Argentina tersebut amat krusial bagi tim yang ia besut.

Seperti pada beberap musim sebelumnya, Icardi terus menjadi tumpuan inti dari Inter pada garis depan. Icardi pun memegang status sebagai kapten Nerazzurri sedari musim kemarin.

Icardi, yang saat ini telah berumur 24 tahun, musim ini telah catatkan 20 angka pada Serie A. Ia cuma kalah dari pemain striker Torino, Andrea Belotti, yang miliki 2 cetak angka lebih banyak.

“Saya anggap kalau Mauro miliki kualitas untuk jadi top skorer walaupun Belotti pun merupakan pemain penyerang yang luar biasa,” ucap Pioli.

Icardi sebelumnya sempat mendapatkan status sebagai Capocannoniere di musim 2014/2015 ketika ciptakan 22 angka bersama Inter. Tetapi, pada saat itu ia perlu berbagi sebutan itu bersama Luca Toni.

“Mauro terus menjadi pemain yang menentukan untuk kami. Ia berusaha dengan keras bersama tim dan kami berharap pada dirinya,” kata Pioli.

“Merasa puas saat kami menyaksikan dirinya berikan semua yang ia miliki. Saya mengetahui kalau ciptakan angka adalah hal yang berarti untuk dirinya, namun keberhasilan tim merupakan yang amat penting untuk dirinya,” imbuhnya.

Inter sekarang berada di urutan kelima di klasemen sementara dengan cetatkan 54 poin lewat 28 pertandingan. Mereka bakal melangsungkan laga menghadapi Torino di laga lanjutan Serie A yang berlangsung pada hari Sabtu (18/3) besok.

Fellaini Sebut Laga Rostov Akan Lain

Manchester United bakal melangsungkan laga lanjutan di Liga Europa berhadapan dengan Rostov. Dengan melangsungkan laga lewat keadaan lapangan yang lebih oke, pertendinga itu dikatakan bakal berlangsung beda.

Laga pertemuan kedua di partai 16 besar Liga Europa antara MU berhadapan dengan Rostov bakal dimulai pada hari Jumat (17/3/2017) dini hari WIB, di Old Trafford. MU miliki keunggulan cetak angka tandang menatap pertandingan tersebut sebab akhiri pertemuan pertama dengan skor seri 1-1.

Pada pertandingan pekan kemarin, MU keluhkan keadaan lapangan di kandang Rostov. Dengan lapangan di Old Trafford yang terbilang keadaannya lebih baik, pemain ‘Setan Merah’ yaitu Marouane Fellaini, mengatakan kalau pertandingan bakal berlangsung sangat berbeda. Ditambah dengan MU meraih dorongan penuh lewat para pendukung mereka.

“Hal tersebut bukanlah hal yang mudah, namun kami dapat tampilkan pertandingan di tempat itu dan menjadi hasil akhir yang oke untuk kami; saat ini bakal berlangsung cukup berbeda,” ujar Fellaini pada situs resmi MU.

“Kami melangsungkan laga di Old Trafford, di atas lapangan yang memiliki keadaan lebih baik serta para fans kami. Maka, kami merasa yakin dengan diri kami,” lanjut dia.

MU hanya perlukan hasil seri dengan tak adanya angka tercipta dari kedua tim yaitu 0-0 untuk bisa lolos ke babak perempatfinal Liga Europa. MU tengah berada pada jalur yang tidak pernah kalah ketika melangsungkan pertandingan di markas. Terakhir kali mereka tunduk di Old Traford berlangsung di pertandingan menghadapi Manchester City pada bulan September tahun kemarin.