Leicester Semakin Dekat dengan Degradasi

Leicester City

Hasil negatif yang didapat saat berhadapan dengan Manchester United bikin Leicester City semakin terperosot. Sang juara bertahan Premier League tersebut sekarang semakin dekat dengan zona degradasi.

Leicester kalah melawan MU pada laga lanjutan Premier League yang berlangsung pada hari Minggu (5/2/2017) malam WIB. Melangsungkan laga di depan para publiknya sendiri di King Power Stadium, The Foxes tunduk dengan skor telak 0-3.

Hal tersebut adalah hasil negatif ke-13 yang dialami oleh Leicester pada 24 laga yang telah mereka jalani. Tim yang di besut oleh Claudio Ranieri tersebut sekarang turun ke urutan 16 klasemen dengan membukukan 21 poin.

Zona degradasi pun mulai dekat dengan Leicester. Mereka cuma berselisih satu poin dengan Hull City yang berada di urutan ke-18 dan 2 angka dari Sunderland yang diposisi sebagai juru kunci.

“Ini adalah saatnya untuk kami semua, dari atas hingga ke bawah, untuk menjalani dengan gagah berani dan diandalkan sebab kalau tidak, kami bakal berakhir dengan degradasi. Tak ada yang inginkan hal itu,” ucap penjaga gawang Leicester, Kasper Schmeichel.

“Kami tampil oke di 40 menit pertama tapi kemudian tak dapat diterima. Anda dapat terus tertinggal satu angka namun Anda tak boleh langsung tertinggal 2 angka,” sambungnya.

“Kami harus lakukan pembenahan saat ini. Ini tak cukup oke dan merangkum musim kami sekarang ini.”

Keadaan itu bikin Ranieri dirumorkan bakal kehilangan keyakinan dari para pemain Leicester. Namun hal tersebut dibantah oleh Schmeichel. Penjaga gawang yang berasal dari Denmark tersebut tegaskan bahwa timnya bersiap menghadapi bersama untuk melewati musim yang dikatakan olehnya memalukan tersebut.

“Saya tak bakal memberi komentar soal spekulasi surat kabar. Saya mengetahui apa yang berlangsung di ruang ganti dan kami merupakan sekelompok pemain dengan rasa percaya diri rendah namun tentu tak rendah dalam lakukan usaha,” ujar Schmeichel.

“Kami bakal terus berusaha hingga akhir, apapun hal tersebut. Saya dapat jamin setiap pemain terluka, ini bukan keadaan yang nyaman sama sekali. Kami menjadi juara bertahan dan sesungguhnya hal ini memalukan,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *