Neymar: ‘Ini Momen Paling Menyakitkan’

Neymar

Salah satu pemain lini serang Barcelona yang berasal dari Brasil, Neymar, menyatakan terkait dirinya sempat mempertimbangkan pensiun usai memperoleh cedera punggung dalam Piala Dunia 2014.

Neymar sempat “diserang” salah satu bek Kolombia, yakni Juan Zuniga, kala mereka bertemu di laga putaran perempat final pada Piala Dunia 2014, yang digelar di Estadio Castelao, Fortaleza, Jumat (4/7/2014).

Di menit ke-84, Zuniga meloncat demi berhasil perebutan bola bersama Neymar. Tapi, lutut kanan Zuniga malah menerjang ke arah bawah punggung pemain berusia 24 tahun itu.

Kala itu, dokter tim Brasil, Rodrigo Lasma, mengklarifikasi tentang cedera tersebut bahwa terjadi retakan di tulang belakang sehingga penggawa Barcelona itu tidak dapat berperforma lagi di Piala Dunia.

Neymar mengatakan bahwa dirinya tak dapat melupakan semua kejadian itu dan mengganggap insiden tersebut merupakan momen terburuk sepanjang kariernya.

“Saya mempunyai beberapa saat-saat yang sulit sepanjang hidup saya namun apa yang terjadi di Piala Dunia Brasil merupakan momen paling menyakitkan,” ucap Neymar.

“Salah satu impian kecil saya untuk menjadi tim yang mengangkat trofi Piala Dunia di Tanah Air sendiri namun semua hilang lantaran cedera yang membuat saya hampir meninggalkan sepak bola,” sambungnya.

Setelah kejadian tersebut, Neymar untungnya dapat bangkit kembali usai sembuh dari cedera. “Untungnya, saya mempunyai teman dekat serta keluarga. Hal yang penting mendapatkan pertolongan dari mereka di momen seperti ini,” lanjutnya.

Tanpa adanya kontribusi Neymar, Brasil tidak berhasil menjadi sang juara Piala Dunia 2014. Tim Samba cuma mampu melaju hingga putaran semifinal karena diterjang oleh Jerman dengan skor 1-7.

Jerman pada akhirnya berhasil menjadi juara dengan mengandaskan Argentina dengan skor 1-0 di putaran puncak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *